Klasifikasi
yang umum digunakan pada perpustakaan sekarang adalah menggunakan klasifikasi
fundamental. Artinya, klasifikasi dilakukan berdasarkan isi fundamental suatu
buku, sehingga apapun perubahan fisik buku, baik warna, tinggi, maupun lebar
buku, tidak mempengaruhi subyek atau isi buku itu sendiri.
Tiga
bagian besar analisis subyek, yaitu :
1.
Disiplin ilmu yaitu buku yang dianalisis harus
masuk ke dalam disiplin ilmu tertentu. Disiplin ilmu adalah istilah yang
digunakan untuk satu bidang, atau cabang keilmuan misalnya, hukum, kimia, dll.
Sebagai contoh, buku berjudul ‘’perekonomian indonesia’’ bahwa disiplin ilmu
untuk buku ini adalah ‘’ekonomi’’.
Disiplin ilmu dapat dibedakan atas 2
kategori. Pertama, disiplin fundamental (fundamental disciplines) merupakan
bagian ilmu pengetahuan. Kedua, subdisiplin merupakan bidang spesialisasi dalam
suatu disiplin fundamental. Misalnya, dalam kelompok ilmu-ilmu alamiah,
subdisiplin merupakan spesialisasi atau cabang, antara lain fisika, kimia,
politik, dll.
2.
Objek atau fenomena
Objek atau fenomena adalah benda atau wujud
yang menjadi titik kajian dari suatu disiplin ilmu. Fenomena terbagi atas dua
kategori. Pertama, objek konkret misalnya gedung, meja, buku, dll. Kedua, objek
abstrak misalnya, moral, hukum, adat, dll.
Untuk membantu para pengklasifikasi bahan
pustaka dalam melakukan analisis subyek, suatu fenomena atau faset dapat
dianalisis dengan memberikan urutan faktor-faktornya yang disingkat PMEST
P=personality
M=matter
E=energy
S=space
T=time
3.
Bentuk
Bentuk dibedakan ke dalam tiga bentuk,
yaitu :
1.
Bentuk fisik menyajikan suatu subjek. Misalnya
dalam bentuk buku, rekaman, microfilm, dll
2.
Bentuk penyajian ditekankan pada pengaturan atau
organisasi isi dokumen bahan pustaka.
3. Bentuk intelektual ditekankan pada suatu subjek. Misalnya, buku berjudyl ‘’filsafat hukum’’ subjeknya ‘’hukum’’, bentuk intelektualnya ‘’filsafat’’.
3. Bentuk intelektual ditekankan pada suatu subjek. Misalnya, buku berjudyl ‘’filsafat hukum’’ subjeknya ‘’hukum’’, bentuk intelektualnya ‘’filsafat’’.
No comments:
Post a Comment