Sunday, October 6, 2019

Pengertian dan Fungsi Perpustakaan


  A.      Pengertian Perpustakaan

Perpustakaan adalah sebuah ruangan, bagian dari sebuah gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang disusun menurut sistem tertentu sehingga mudah dicari untuk digunakan pembaca, bukan untuk dijual.

Seiring dengan perkembangan teknologi, perpustakaan diartikan sebagai tempat mengakses informasi dalam bentuk apapun, baik informasi yang disimpan didalam gedung perpustakaan maupun diluar gedung perpustakaan.

Definisi diatas menunjukkan perbedaan antara sebuah perpustakaan dan toko buku. Bila toko buku tujuan utamanya mencari keuntungan, sedangkan perpustakaan bertujuan mendayagunakan koleksinya untuk kepentingan pembaca.

  B.      Fungsi Perpustakaan

Secara umum, perpustakaan memiliki 5 fungsi, yaitu :

  1.       Sebagai sumber informasi, perpustakaan menyajikan berbagai informasi yang dibutuhkan pembaca melalui karya cetak seperti buku, majalah, dan sebagainya juga melalui karya rekaman seperti kaset, dan sebagainya.

  2.       Sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran, perpustakaan merupakan sarana pendidikan formal maupun nonformal, artinya perpustakaan merupakan tempat belajar diluar sekolah maupun tempat belajar dalam lingkungan pendidikan sekolah.

  3.       Fungsi penelitian, perpustakaan salah satu penunjang kegiatan penelitian dalam rangka fungsi Tri Darma Perguruan Tinggi, sumber-sumber informasi yang ada di perpustakaan dapat dijadikan bahan rujukan untuk melalukan penelitian .

  4.       Fungsi rekreasi, perpustakaan sebagai tempat untuk menikmati rekreasi kultural dengan cara membaca dan bahan bacaan disediakan oleh perpustakaan.

  5.       Fungsi pengabdian masyarakat, perpustakaan menjadi sarana pendukung dalam pelaksanaan salah satu fungsi Tri Darma Perguruan Tinggi.

Fungsi- fungsi perpustakaan akan berubah seiring perkembangan zaman. Oleh karena itu, perpustakaan harus meningkatkan peran dan fungsi dengan berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Saturday, April 13, 2019

macam-macam bunyi berdasarkan frekuensi

-          Infrasonik            :               frekuensi kurang dari 20 Hz. Bisa didengar oleh anjing, jangkrik.
-          Audiosonik         :               frekuensi diantara 20-20.000 Hz. Bisa didengar oleh manusia.
-          Ultrasonic            :               frekuensi diatas 20.000 Hz. Bisa didengar oleh kelelawar, burung hantu, paus, lumba-lumba

ZAT ADITIF MAKANAN BERDASARKAN FUNGSI


Berdasarkan fungsinya, zat aditif makanan dapat digolongkan sebagai berikut :

1.       Pewarna

2.       Pemanis              

3.       Pengawet

4.       Antioksidan

5.       Perisa

6.       Penyedap rasa

7.       Antikempal

8.       Pengatur keasaman

9.       Pengemulsi

10.   Pengeras

11.   Sekuestran

12.   Pemutih dan pematang tepung

13.   Pengembang

14.   pengental

KANDUNGAN ROKOK YANG BERBAHAYA BAGI TUBUH

Rokok terbuat dari daun tembakau. Rokok dan asapnya mengandung 4000 zat kimia berbahaya bagi tuh, 5 diantaranya :

Nikotin                                 :               menyebabkan kecanduan, merusak jaringan otak, mengakibatkan darah mudah menggumpal
Tar                                          :               merusak sel paru-paru dan meningkatkan produksi dahak/lender serta menyebabkan kanker paru-paru
Karbon monoksida          :               mengurangi jumlah oksigen yang dapat diikat oleh darah dan transportasi oksigen dalam tubuh
Zat karsinogen                  :               memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
Zat iritan                              :               mengakibatkan batuk, dan mengiritasi paru-paru

CSS 3 (Cascading Style Sheet)

CSS merupakan singkatan dari Cascading Style Sheet yang berisi rangkaian perintah untuk menentukan bagaimana suatu elemen website tersebut akan ditampilkan pada layer.

Tampilan elemen tersebut antara lain seperti mendefenisikan font, warna, margin, background, ukr font, dll. Keuntungan menggunakan CSS antara lain :
  1. tampilan website akan menjadi lebih seragam
  2. menghemat banyak waktu serta pekerjaan yang terulang
  3. desain website akan lebih mudah
  4. proses pemeliharaan web dapat dilakukan dengan mudah dan efektif

Analisis Subjek dalam Ilmu Perpustakaan


                Klasifikasi yang umum digunakan pada perpustakaan sekarang adalah menggunakan klasifikasi fundamental. Artinya, klasifikasi dilakukan berdasarkan isi fundamental suatu buku, sehingga apapun perubahan fisik buku, baik warna, tinggi, maupun lebar buku, tidak mempengaruhi subyek atau isi buku itu sendiri.

                Tiga bagian besar analisis subyek, yaitu :

1.       Disiplin ilmu yaitu buku yang dianalisis harus masuk ke dalam disiplin ilmu tertentu. Disiplin ilmu adalah istilah yang digunakan untuk satu bidang, atau cabang keilmuan misalnya, hukum, kimia, dll. Sebagai contoh, buku berjudul ‘’perekonomian indonesia’’ bahwa disiplin ilmu untuk buku ini adalah ‘’ekonomi’’.

Disiplin ilmu dapat dibedakan atas 2 kategori. Pertama, disiplin fundamental (fundamental disciplines) merupakan bagian ilmu pengetahuan. Kedua, subdisiplin merupakan bidang spesialisasi dalam suatu disiplin fundamental. Misalnya, dalam kelompok ilmu-ilmu alamiah, subdisiplin merupakan spesialisasi atau cabang, antara lain fisika, kimia, politik, dll.

2.       Objek atau fenomena

Objek atau fenomena adalah benda atau wujud yang menjadi titik kajian dari suatu disiplin ilmu. Fenomena terbagi atas dua kategori. Pertama, objek konkret misalnya gedung, meja, buku, dll. Kedua, objek abstrak misalnya, moral, hukum, adat, dll.

Untuk membantu para pengklasifikasi bahan pustaka dalam melakukan analisis subyek, suatu fenomena atau faset dapat dianalisis dengan memberikan urutan faktor-faktornya yang disingkat PMEST

P=personality

M=matter

E=energy

S=space

T=time

3.       Bentuk

Bentuk dibedakan ke dalam tiga bentuk, yaitu :

1.       Bentuk fisik menyajikan suatu subjek. Misalnya dalam bentuk buku, rekaman, microfilm, dll

2.       Bentuk penyajian ditekankan pada pengaturan atau organisasi isi dokumen bahan pustaka.

3.   Bentuk intelektual ditekankan pada suatu subjek. Misalnya, buku berjudyl ‘’filsafat hukum’’ subjeknya ‘’hukum’’, bentuk intelektualnya ‘’filsafat’’.

Friday, April 12, 2019

keamanan data dan informasi

data sebagai sumber informasi harus mendapat keistimewaan dalam menjaga keamanannya. bila berbagai kemungkinan yang menyebabkan rusak atau hilangnya data telah dapat diketahui, seperti karna virus, listrik, trojan horse, maupun user (manusia), maka antisipasi yang dapat dilakukan adalah :
  1. kerusakan akibat listrik dan non teknis dapat diantisipasi dengan penyediaan sumber tegangan yang lain seperti, genset atau tenaga diesel.
  2. kerusakan data akibat virus atau trojan horse dapat dicegah atau diobati dengan software anti virus. software anti virus yang dikenal saat ini seperti, AVG antivirus, McAfee, PC Media Antivirus, dll.
  3. kerusakan karna brainware atau manusianya , maka Pendidikan, pelatihan, dan penerapan kedisiplinan menjadi kata kunci untuk mengatasi hal tersebut

Pengertian dan Fungsi Perpustakaan

  A.       Pengertian Perpustakaan Perpustakaan adalah sebuah ruangan, bagian dari sebuah gedung yang digunakan untuk menyimpan buk...